[vc_row][vc_column][vc_column_text]Seleksi Kemampuan Dasar atau SKD merupakan salah satu rangkaian seleksi wajib bagi orang-orang yang hendak menjadi CPNS. SKD ini merupakan seleksi yang dilakukan setelah peserta dinyatakan lolos administrasi. Adapun tes dalam SKD ini menggunakan CAT atau Computer Assisted Test yang memiliki tiga jenis soal yang diujikan, yakni TWK atau Tes Wawasan Kebangsaan, TIU atau Tes Intelegensia Umum, serta TKP atau Tes Karakteristik Pribadi.
Tes Wawasan Kebangsaan merupakan subtes yang menguji pengetahuan wawasan kebangsaan peserta yang meliputi pengetahuan sejarah, UUD 1945, Pancasila, Bahasa Indonesia, dll yang terdiri dari 30 soal. Tes Intelegensia Umum merupakan subtes yang menguji kemampuan intelegensi peserta yang meliputi perhitungan matematika, logika penalaran, serta figural yang terdiri dari 35 soal. Tes Karakteristik Pribadi merupakan subtes yang menguji kepribadian peserta yang terdiri dari 35 soal.
Masing-masing subtes tersebut memiliki passing grade yang wajib dipenuhi oleh peserta untuk bisa dinyatakan lolos tes SKD. Passing grade ini diberlakukan oleh Permenpan RB dan passing grade ini akan berbeda-beda setiap tahunnya tergantung dari kebijakan PAN RB sendiri. Adapun passing grade yang ditetapkan oleh Permen PAN-RB No. 23 Tahun 2019 yakni TWK:65, TIU:80, dan TKP 126.
Panrita sejak tahun pertama berdiri yakni tahun 2017, sudah mulai mengajarkan materi-materi SKD. Adapun materi yang diajarkan di Panrita mengacu kepada kisi-kisi yang dikeluarkan Menpan-RB setiap tahunnya. Tim kurikulum LKP Panrita rutin memperbaharui kurikulum yang diajarkan di kelas, demi untuk memastikan materi-materi dan soal-soal yang diajarkan masih relevan dengan tes yang akan diujikan.
Dalam program SKD tahun 2021, Panrita membuka lima macam kelas, yakni:
Setelah menjabarkan kelas-kelas yang ada di LKP Panrita, berikutnya yang perlu kami informasikan adalah fasilitas-fasilitas yang ditawarkan di LKP Panrita. Adapun fasilitas tersebut, yakni:
Matematika merupakan mata pelajaran yang sudah dipelajari sejak sekolah dasar. Namun, pada kenyataannya, pemahaman dan penguasaan matematika belum sepenuhnya dirasakan oleh semua pihak, bahkan bagi orang-orang yang telah belajar matematika sejak sekolah dasar hingga kuliah. Hal ini yang mendasari Panrita untuk membuka kelas matematika dasar, diperuntukkan bagi calon siswa yang merasa belum menguasai pelajaran-pelajaran dasar matematika. Dengan asumsi bahwa jika penguasaan dasar-dasar matematika saja belum maksimal, maka dapat dipastikan calon siswa tersebut akan mengalami kesulitan untuk matematika dengan level yang lebih rumit.
Tes matematika atau numerik merupakan tes dasar yang dapat dipastikan selalu ada dalam setiap rangkaian seleksi, baik seleksi untuk masuk kerja, masuk ke dunia kampus, hingga seleksi menjadi ASN. Kemampuan numerik berfungsi untuk mengukur kemampuan seseorang di bidang angka, dalam rangka berpikir struktur dan logis matematis. Menyadari pentingnya pelajaran matematika bagi kehidupan sehari-hari baik formal maupun non formal, maka dari itu Panrita membuka program kelas matematika dasar untuk mendampingi siswa-siswi dalam belajar matematika yang menyenangkan dan mudah dipahami. Sehingga matematika tidak lagi menjadi momok acapkali hendak untuk mengikuti seleksi.
Adapun fasilitas yang ditawarkan dalam program matematika dasar, yakni:
Kelas yang kondusif. Panrita membatasi siswa maksimal lima orang demi untuk menjaga kondisi kelas yang kondusif. Kelas matematika dasar memiliki dua jenis kelas, yakni kelas reguler dan kelas privat. Kelas reguler ini terdiri dari dua hingga lima siswa dalam setiap kelas dan kelas privat yang fokus hanya mengajar satu siswa dalam satu kelas.[/vc_column_text][/vc_column][/vc_row][vc_row css=”.vc_custom_1612907948333{background-color: #e8e8e8 !important;}”][vc_column][vc_images_carousel images=”1835,1863,1862,1861,1860,1859,1858,1857,1856,1855,1854,1853,1852,1851,1850,1849,1848,1847,1846,1845,1844,1843,1842,1841,1840,1839,1838,1837,1836″ img_size=”full” slides_per_view=”5″ autoplay=”yes” wrap=”yes”][/vc_column][/vc_row]